“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. 33:56)
Jumat kemarin, tak disangka bisa bertatap langsung dengan Syekh DR. Aidh Al-Qarni di Masjid Istiqlal Jakarta, sungguh wajah beliau sangat teduh dalam menyampaikan tausiahnya. Penulis buku yang fenomenal “La Tahzan” ini lugas menyampaikan kiat meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.
Setidaknya ada tujuh kiat yang disampaikan oleh Syekh DR. Aidh Al-Qarni untuk meraih itu, beriman kepada Allah, mendirikan salat, beriman kepada qadha dan qadar, sabar, banyak berzikir (mengingat Allah), bertobat atas segala khilaf dan dosa, dan memenuhi hak-hak Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
In syaa Allah kita akan kupas sedikit salah satunya, bagaimana seorang hamba (baca: umat Islam) bisa memenuhi hak-hak Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, tentunya kita terlebih dahulu harus tahu hak-hak Rasulullah itu.
Namun, sebelum kita mengetahui apa hak-hak Rasulullah, kita perlu mengenal Rasulullah (ma'rifatur rasulullah) terlebih dahulu.
1. Rasul ialah seorang laki-laki (QS. 21:7)
Yang diberi wahyu oleh Allah yang berkewajiban untuk melaksanakannya dan diperintahkan untuk menyampaikannya kepada manusia.
2. Risalah
Adalah tugas kerasulan dan ajaran dari Allah SWT atau apa yang dibawakan oleh Rasul dari Allah SWT yang harus disampaikan kepada manusia berupa prinsip hidup, moral, ibadah, akidah untuk mengatur kehidupan manusia agar terwujud kebahagiaan di dunia dan akhirat.
3. Ciri-ciri Rasul:
- a. Seorang manusia seperti kamu. (QS. 18:110)
- b. Terjaga dari kesesatan dan kesalahan. (QS. 53:2–5)
- c. Menjadi suri teladan. (QS. 33:21)
- d. Memiliki akhlak yang mulia; shidiq (QS. 53:3–4), tabligh (QS. 5:67), amanah (QS. 69:44–46), dan fathonah (QS. 48:27)
- e. Memiliki mukjizat. (QS. 54:1)
- f. Tersampaikan berita tentang kedatangannya. (QS. 61:6)
- g. Adanya berita kenabian. (QS. 25:30)
- h. Sikap yang menghasilkan orang-orang terbaik, lingkungan dan tatanan kehidupan serta peradaban Islami. (QS. 48:29)
4. Tugas Para Rasul
- Menyampaikan risalah. (QS. 5:67)
- Memperkenalkan Al-Khaliq. (QS. 3:190)
- Menjelaskan cara beribadah. Hadis: “Salatlah kamu seperti halnya aku salat”. (HR. Bukhari, Muslim)
- Menjelaskan pedoman hidup. Hadis: “Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa yang dikehendaki Allah suatu kebaikan untuknya, Dia akan pandaikan dalam hal agama.” (HR. Bukhari, Muslim)
- Mendidik. Berdasarkan Sirah Nabawiyah, menunjukkan bagaimana para sahabat belajar di rumah Arqam bin Abi Arqam.
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
"Sebaik-baik kamu ialah orang yang mau mempelajari Al-Qur’an dan mau mengajarkannya". (HR. Muslim)
Hak-Hak Rasulullah:
1. Beriman kepada Rasul
Iman kepada para rasul merupakan salah satu rukun iman yang harus diyakini oleh setiap muslim termasuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang juga sebagai khatam al-anbiya.
“Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada cahaya (Al-Qur’an) yang telah Kami turunkan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. 64:8)
“Demi Allah yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidak seorang pun dari umat (manusia) ini yang mendengar tentang aku, seorang Yahudi maupun Nasrani, kemudian ia mati dan tidak beriman kepada ajaran yang aku bawa, melainkan ia adalah termasuk penghuni neraka.” (HR. Muslim)
2. Mencintai Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam
Merupakan hak Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam atas umatnya adalah mencintainya, karena iman tidak ada artinya jika tidak dibarengi dengan kecintaan kepada beliau.
“Katakanlah: Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” (QS. At-Taubah:24)
“Tidak beriman salah seorang di antara kalian sehingga aku lebih dia cintai daripada bapaknya, anaknya dan seluruh manusia.” (HR. Bukhari)
3. Taat terhadap Rasulullah
“Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan taatlah kepada rasul dan janganlah kamu merusakkan (pahala) amal-amalmu.” (QS. 47:33)
“Setiap umatku akan masuk surga, kecuali yang enggan.” Mereka bertanya: “Siapa yang enggan wahai Rasulullah?” Beliau berkata: “Siapa yang taat kepadaku, akan masuk surga, dan siapa yang tidak taat kepadaku, akan masuk neraka.” (HR. Bukhari 7280)
4. Ittiba’ (mengikuti) Nabi
“Katakanlah, Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” (QS. 3:31)
“Demi Zat yang jiwaku di tangan-Nya seandainya Musa hidup maka tidak boleh baginya kecuali mengikutiku.” (Hasan - Irwa’ 6/34)
“Jika kalian menjumpai sunah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ittiba’lah kepadanya, janganlah kalian menoleh kepada perkataan siapa pun.” (Imam Syafi’i – Hilyatul Auliya’ 9/107)
5. Menjadikan Nabi sebagai Imam dan Hakim
“Maka demi Rabb-mu, mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikanmu sebagai hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan.” (QS. An-Nisa’:65)
6. Meneladani Nabi
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.” (QS. 33:21)
7. Mencintai Ahlul Bait dan Sahabat
“Barang siapa menyakiti pamanku, maka dia telah menyakitiku.”
“Janganlah kalian menyakitiku dalam hal Aisyah.”
“Janganlah kalian mencaci-maki sahabatku...” (HR. Bukhari dan Muslim)
8. Bershalawat kepada Beliau
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi...” (QS. 33:56)
“Orang yang bakhil/kikir adalah orang yang ketika aku (namaku) disebut, lalu ia tidak bershalawat kepadaku.” (HR. At-Tirmidzi no. 3546)
“Barang siapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat baginya sepuluh kali...” (HR. An-Nasa’i, Ahmad dan Ibnu Hibban)
Semoga kita digolongkan ke dalam hamba-hamba yang memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akhirat yang akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aamiin.
Wallahu a’lam.
http://pijarpunbenderang.blogspot.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar